Kurma tidak datang dalam satu tekstur saja. Buah ini dikelompokkan menjadi tiga golongan utama—lunak, semi-kering, dan kering—dengan varietas yang berbeda pada tiap kelompoknya [2]. Pembagian tersebut memberi titik awal untuk memilih kurma sebagai camilan atau pelengkap hidangan.
Tiga kelompok tekstur kurma
Kelompok lunak mencakup Barhee, Halaw, Khadrawy, dan Medjool [2].
Kelompok semi-kering mencakup Dayri, Deglet Noor, dan Zahidi [2].
Thoory termasuk dalam kelompok kering [2].
Pengelompokan buah kurma berkaitan dengan kandungan glukosa, fruktosa, dan sukrosa [2]. Untuk menentukan pilihan, jadikan kategori tekstur sebagai saringan awal: pertimbangkan apakah kurma yang dicari termasuk lunak, semi-kering, atau kering. Nama varietas membantu mengenali contoh pada tiap kelompok, bukan menunjukkan bahwa satu kelompok selalu lebih baik daripada yang lain.
Sesuaikan penyajian dengan perannya
Untuk camilan, kurma bisa disajikan utuh. Buah kurma memiliki satu biji, jadi biji dapat dikeluarkan terlebih dahulu bila ingin menyantapnya tanpa biji [2]. Kategori teksturnya kemudian dapat dipilih sesuai tekstur yang diinginkan.
Sebagai pelengkap hidangan, belah kurma, keluarkan bijinya, lalu potong sesuai ukuran sajian. Potongan itu dapat ditaburkan di atas hidangan atau dicampurkan ke dalamnya. Pilih kelompok tekstur berdasarkan peran yang diinginkan: lunak, semi-kering, atau kering. Ini pertimbangan penyajian, bukan aturan bahwa varietas tertentu hanya cocok untuk satu jenis hidangan.
Dengan mengenali kelompok dan nama varietasnya, pilihan kurma bisa dimulai dari hal yang konkret: tekstur seperti apa yang diinginkan dan apakah buah akan disajikan utuh atau dipotong sebagai pelengkap.
Sumber
- [2] Wikipedia bahasa Indonesia — Pohon kurma. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29301116&title=Pohon_kurma (diakses 2026-10-03).